BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Cegah Bullying, TP PKK Banten Ajak Keluarga dan Sekolah Perkuat Kolaborasi

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.


TANGSEL - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, termasuk dalam mencegah perundungan atau bullying.

Hal tersebut disampaikan Tinawati saat menghadiri kegiatan PKK Mengajar di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Senin (2/11/2026). Kegiatan PKK Mengajar merupakan bentuk kepedulian PKK terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah dalam memberikan edukasi kepada peserta didik.

Menurutnya, kegiatan PKK Mengajar tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru. Melainkan melengkapi upaya pendidikan melalui penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam membentuk karakter anak.

“PKK Mengajar bukan untuk menggantikan peran guru. Akan tetapi, kami ingin berkolaborasi dengan PKK, pihak sekolah, maupun masyarakat sekitar terkait dengan hal-hal yang bisa kami beri perhatian,” ungkap Tinawati. 

Tinawati menuturkan, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak. Karena itu, pendidikan karakter perlu dimulai dari lingkungan rumah dan diperkuat melalui lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selain itu, Tinawati juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap persoalan perundungan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak selama menjalani proses belajar.

Tinawati juga berharap melalui kegiatan PKK Mengajar, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menyampaikan hal-hal positif dan menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi contoh bahwa upaya membangun karakter anak bisa dimulai dari ranah keluarga dan lingkungan sekolah yang harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak kita selama menempuh pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan PKK Mengajar diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

"Mudah-mudahan kegiatan PKK Mengajar akan terus bisa berlangsung, dan ini adalah salah satu upaya kita bersama untuk membangun Banten, dimulai dari pendidikan yang sederhana. Kami ingin hadir di tengah-tengah anak-anak kita tercinta," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan Abu Yazid mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKK Mengajar. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi positif yang perlu dipertahankan dan dikembangkan di lingkungan sekolah.

“Ini merupakan hal baru yang sangat bagus di tingkat sekolah dan harus terus kita pertahankan. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Tinawati dan Ibu Wali Kota yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya
.
Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan Tini Indrayanthi Benyamin Davnie juga menyampaikan kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi TP PKK Kota Tangerang Selatan untuk mengembangkan PKK Mengajar pada 2027. Program tersebut dapat membantu membentuk generasi muda, khususnya Generasi Z, agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan berfokus pada pendidikan.

“Kami ingin memberikan pesan kepada anak-anak agar menjadi diri sendiri, menjadi pribadi yang cerdas, elegan, dan fokus pada pendidikan, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungannya,” ujarnya. (Red)

Bukan Sekadar Bangunan, Bantuan RTLH Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Walantaka

Wali Kota Serang Budi Rustandi didampingi Camat Walantaka Muslim Sholeh menyalurkan bantuan RTLH. 

 

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah membantu warga berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Di Kecamatan Walantaka, bantuan RTLH diberikan kepada sejumlah warga yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan belum memenuhi standar kelayakan.

Camat Walantaka, Muslim Sholeh, mengatakan program bantuan RTLH merupakan bentuk perhatian Pemkot Serang terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya warga yang masih membutuhkan dukungan untuk mendapatkan hunian yang layak.

Menurut Muslim, program tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

"Program bantuan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Serang terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota Serang atas perhatian dan arahannya sehingga program peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat terus dilaksanakan," ujar Muslim Sholeh.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mendukung pelaksanaan program melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak terkait. Koordinasi dilakukan mulai dari pendataan calon penerima hingga pemantauan pelaksanaan bantuan.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan.

Muslim berharap program RTLH tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Menurut dia, rumah yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kesehatan dan kenyamanan keluarga. Lingkungan tempat tinggal yang lebih baik juga diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dinilai penting agar program peningkatan kesejahteraan dapat berjalan optimal.

Muslim berpesan agar warga penerima bantuan memanfaatkan dukungan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga meminta masyarakat menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Semoga hunian yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta membawa manfaat bagi masyarakat," tutupnya.

Melalui program RTLH, Pemkot Serang diharapkan dapat terus memperluas upaya peningkatan kualitas permukiman. Dengan hunian yang lebih layak, masyarakat tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang aman, tetapi juga memiliki lingkungan yang lebih mendukung kehidupan keluarga dan kesejahteraan sosial. (ADV)

Empat Kelurahan di Walantaka Nikmati Peningkatan Infrastruktur Jalan

       

Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Camat Walantaka Muslim Sholeh meresmikan proses betonisasi jalan di Kecamatan Walantaka. 


SERANG - Peningkatan infrastruktur jalan mulai menyentuh sejumlah wilayah di Kecamatan Walantaka. Melalui dukungan APBD Kota Serang dan program tanggung jawab sosial perusahaan, pembangunan dilakukan di Kelurahan Pabuaran, Teritih, Pageragung, dan Pengampelan.

Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Serang dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya tersedianya akses jalan yang layak, aman, dan nyaman.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan tersebut sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota Serang, Budi Rustandi yang memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur hingga ke wilayah kecamatan dan kelurahan.

"Atas arahan Bapak Wali Kota Serang, pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi perhatian pemerintah. Kami di tingkat kecamatan turut mengawal dan berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan program yang tersedia," ujar Muslim.

Ia menjelaskan, sejumlah lokasi di Kecamatan Walantaka telah mendapatkan perhatian melalui program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, baik yang bersumber dari APBD Kota Serang maupun melalui dukungan program CSR.

Adapun beberapa lokasi tersebut meliputi:

1. Kelurahan Pabuaran: Peningkatan jalan melalui betonisasi yang bersumber dari APBD Kota Serang.

Kelurahan Teritih: Peningkatan infrastruktur melalui pekerjaan betonisasi dan pengaspalan hotmix yang bersumber dari APBD Kota Serang.

2. Kelurahan Pageragung: Pembangunan infrastruktur jalan melalui dukungan APBD Kota Serang.

3. Kelurahan Pengampelan: Peningkatan infrastruktur jalan melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL/CSR).

Pemerintah Kecamatan Walantaka berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar aktivitas sehari-hari, memudahkan akses pendidikan, mendukung distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas perekonomian warga.

Muslim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," tutupnya. (ADV) 

Jaga Anak dari Pergaulan Negatif, Ini Pesan Wakapolda Banten

 


SERANG – Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Mandala Citra Indah, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (30/10).

Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter, sikap, dan kebiasaan anak. Oleh karena itu, perhatian, pengawasan, serta keteladanan orang tua sangat diperlukan untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dan pergaulan.

Wakapolda mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, menyepakati batas waktu beraktivitas di luar rumah, serta mengarahkan mereka pada kegiatan positif seperti mengaji, remaja masjid, olahraga, dan kegiatan kepemudaan.

Menurutnya, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, maupun pengaruh negatif lainnya membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan. Anak-anak perlu mendapatkan pendampingan, perhatian, serta keteladanan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan bertanggung jawab.

“Rumah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk pulang dan bercerita. Luangkan waktu untuk mendengarkan mereka, berikan nasihat dengan kasih sayang, dan bangun kedekatan dalam keluarga. Anak yang merasa didengarkan dan dihargai akan lebih mudah meminta pertolongan kepada keluarganya ketika menghadapi masalah,” tambahnya.

Wakapolda Banten juga menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat melalui kerja sama dengan tetangga, pengurus RT/RW, pengurus masjid, serta Bhabinkamtibmas. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Semangat yang ingin kita wujudkan adalah Polisi Bersama Masyarakat. Polri hadir untuk melindungi dan melayani, sekaligus membangun kerja sama agar setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan aman dan tenang. Kami juga terbuka terhadap keluhan, kritik, dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten turut menyampaikan bahwa masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 secara gratis apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan terkait gangguan kamtibmas maupun pelayanan anggota Polri melalui saluran pengaduan Kapolda Banten di nomor 0811-1123-9696.

Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polda Banten berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat serta tumbuh kesadaran bersama bahwa keamanan lingkungan berawal dari kepedulian keluarga. Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Banten dapat terus terpelihara. (Red) 

Program Serang Cerdas Bergulir, Walantaka Kawal Satu Kelurahan Satu Sarjana

 

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyalurkan seragam sekolah gratis kepada siswa di Kecamatan Walantaka. 

SERANG – Pemerintah Kecamatan Walantaka, Kota Serang, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayahnya melalui implementasi program unggulan "Serang Cerdas".

Program yang digagas oleh Pemerintah Kota Serang ini direalisasikan melalui dua fokus utama, yakni pendaftaran/pendataan program Satu Kelurahan Satu Sarjana serta pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP se-Kecamatan Walantaka.

Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan kepemimpinan daerah demi menekan angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

"Sesuai dengan instruksi Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi, kami di Kecamatan Walantaka terus mengawal realisasi program Serang Cerdas secara bertahap. Salah satu prioritas kami adalah memastikan program Satu Kelurahan Satu Sarjana dapat menyasar keluarga yang tepat," kata Muslim Sholeh saat memberikan keterangan, Rabu (28/10).

Muslim menjelaskan, keberadaan program Satu Kelurahan Satu Sarjana diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan memunculkan generasi baru yang terdidik di setiap keluarga yang ada di Kecamatan Walantaka.

Selain program beasiswa perguruan tinggi, pihak kecamatan bersama dinas terkait juga telah merampungkan penyaluran seragam sekolah gratis untuk seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Walantaka.

"Pembagian seragam gratis ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi para orang tua murid di awal tahun ajaran baru. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Walantaka yang terkendala bersekolah hanya karena persoalan biaya seragam," tegasnya.

Ia menambahkan, pihak kecamatan terus bersinergi dengan seluruh pihak sekolah dan pemerintah kelurahan agar pendataan calon penerima bantuan pendidikan berjalan tepat sasaran.

"Sesuai penekanan Pak Wali Kota Budi Rustandi, pendidikan adalah investasi masa depan Kota Serang. Kami di tingkat kecamatan siap mengawal seluruh program Serang Cerdas agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga Walantaka," tutup Muslim. (ADV) 

Bukan Sekadar Mencuci, Laundry RSUD Kota Serang Jaga Kebersihan Linen dan Keselamatan Pasien

RSUD Kota Serang.


SERANG – Kebersihan rumah sakit tidak hanya bergantung pada ruang perawatan dan peralatan medis. Linen yang digunakan pasien, seperti seprai, sarung bantal, selimut, hingga pakaian pasien, juga harus mendapatkan penanganan khusus agar tetap bersih, higienis, dan nyaman digunakan.

Untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi, RSUD Kota Serang mengoptimalkan pelayanan Instalasi Laundry sebagai salah satu unit penunjang yang berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit. Pengelolaan linen dilakukan melalui tahapan terstruktur dengan memperhatikan prosedur kebersihan serta pencegahan dan pengendalian infeksi.

Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan Instalasi Laundry memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan. Sebab, linen yang bersih dan layak digunakan menjadi salah satu kebutuhan dasar pasien selama menjalani perawatan.

“Pengelolaan linen merupakan bagian penting dari pelayanan rumah sakit. Kami memastikan setiap proses dilakukan sesuai prosedur agar linen yang digunakan pasien dalam kondisi bersih, nyaman, dan layak pakai,” ujar Humariadi.

Pengelolaan Linen Melalui Tahapan Khusus

Humariadi menjelaskan, pengelolaan linen rumah sakit tidak dilakukan seperti pencucian pakaian pada umumnya. Setiap tahapan membutuhkan perhatian khusus karena linen yang berasal dari ruang perawatan berpotensi terkontaminasi kotoran maupun mikroorganisme.

Prosesnya dimulai dari penerimaan linen kotor dari berbagai unit pelayanan. Selanjutnya, petugas melakukan pemilahan berdasarkan jenis dan tingkat kontaminasi sebelum memasuki proses pencucian.

Setelah dicuci, linen dikeringkan, dilipat, dan disiapkan untuk didistribusikan kembali ke ruang perawatan maupun unit pelayanan yang membutuhkan. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan memperhatikan pemisahan linen kotor dan bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.

“Setiap tahapan harus diperhatikan, mulai dari penerimaan, pemilahan, pencucian sampai pendistribusian. Kami ingin memastikan linen bersih tidak tercampur dengan linen kotor sehingga kebersihan dan kualitasnya tetap terjaga,” katanya.

Dukung Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Selain menjaga kenyamanan pasien, pengelolaan linen yang benar juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit.

Linen yang digunakan selama perawatan harus ditangani sesuai standar agar risiko penyebaran mikroorganisme dapat diminimalkan. Karena itu, petugas Instalasi Laundry dituntut menjalankan prosedur kerja secara disiplin dan memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap proses.

Koordinasi dengan unit pelayanan juga diperlukan untuk memastikan ketersediaan linen bersih sesuai kebutuhan. Dengan pengelolaan yang teratur, ruang perawatan dapat memperoleh pasokan linen yang siap digunakan oleh pasien.

Humariadi menegaskan, kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh tindakan dokter dan tenaga medis. Dukungan unit penunjang, termasuk Instalasi Laundry, turut memberikan kontribusi terhadap kenyamanan dan keamanan pasien.

Sejalan dengan Arahan Wali Kota Serang

Optimalisasi pelayanan penunjang tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Serang, Haji Budi Rustandi, agar RSUD Kota Serang terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Humariadi, peningkatan mutu rumah sakit harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan fasilitas yang digunakan pasien selama menjalani perawatan.

Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur serta terus meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.

Melalui dukungan Instalasi Laundry, RSUD Kota Serang berupaya menghadirkan lingkungan perawatan yang bersih, nyaman, dan higienis. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjaga keselamatan pasien sekaligus mendukung proses pemulihan selama menjalani perawatan. (ADV)


Muslim Sholeh Pastikan Program Serang Sehat Berjalan hingga Tingkat Kelurahan

 

Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Camat Walantaka Muslim Sholeh bersama warga. 


SERANG – Pemerintah Kecamatan Walantaka, Kota Serang terus bergerak aktif memasyarakatkan pola hidup sehat melalui berbagai program layanan kesehatan masyarakat. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk realisasi program "Serang Sehat" yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Serang.

Camat Walantaka, Muslim Sholeh, menyampaikan bahwa implementasi program Serang Sehat di wilayahnya berjalan secara konsisten dan terintegrasi melalui sejumlah kegiatan utama di tengah masyarakat.

"Sesuai dengan arahan dan instruksi Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi, kami di tingkat kecamatan berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal dan langsung menyentuh masyarakat," ujar Muslim Sholeh saat ditemui, Rabu (28/10).

Muslim menjelaskan, salah satu agenda rutin yang mengikutsertakan partisipasi aktif warga dan aparatur kecamatan adalah kegiatan senam bersama setiap hari Jumat. Kegiatan senam segar ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Selain senam rutin bulanan/mingguan, Kecamatan Walantaka juga memaksimalkan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di setiap kelurahan. Melalui Posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil, serta pemberian gizi seimbang terus dipantau secara berkala guna mencegah stunting.

Tak hanya pencegahan, pihak kecamatan bersama tenaga kesehatan setempat juga memberikan layanan pendampingan pengobatan bagi warga yang mengalami sakit kronis atau membutuhkan rujukan penanganan medis lebih lanjut.

"Kami memastikan hadir di tengah warga, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan pengobatan hingga tuntas. Sesuai intruksi Pak Wali Kota Budi Rustandi, kesehatan warga adalah prioritas utama demi mewujudkan Kota Serang yang sehat dan sejahtera," pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan partisipasi warga, Kecamatan Walantaka optimistis program "Serang Sehat" dapat terwujud secara merata di seluruh pelosok wilayah. (ADV)