BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Simulasi Sispam Kota, Kesiapan Polda Banten Amankan May Day

Polda Banten Menggelar Simulasi Pengamanan Kota (Sispam Kota), Jelang Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.


Serang - Dalam rangka menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Polda Banten menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) bertempat di Lapangan Apel Polda Banten pada Senin (20/04).


Hadir dalam kegiatan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Kasrem 064/Maulana Yusuf Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, serta Pejabat Utama Polda Banten


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bertindak sebagai penanggung jawab, Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto Putro sebagai ketua pelaksana, dan Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga sebagai koordinator simulasi.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari kesiapan Polda Banten dalam menghadapi peringatan May Day. 


"Dalam simulasi ini diperagakan tahapan eskalasi situasi, mulai dari kondisi kondusif, provokasi, pelemparan terhadap petugas, hingga pengrusakan dan penjarahan oleh pengunjuk rasa, termasuk potensi penyusupan kelompok anarko seperti yang terjadi pada Agustus–September 2025," ujar Irjen Pol Hengki. 


Selanjutnya, Kapolda Banten mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kesiapan Polda Banten bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait. 



"Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan Polda Banten bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait dalam memberikan rasa aman kepada para buruh, sekaligus memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan prosedur melalui Latihan Sispam Kota dalam pengamanan unjuk rasa, baik saat May Day maupun kegiatan lainnya," lanjut Kapolda Banten. 


Kapolda Banten menjelaskan bahwa pihaknya mengacu pada Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, yang mengatur tahapan dalam pengamanan unjuk rasa. 


"Pengamanan unjuk rasa terdiri dari empat tahapan, yakni situasi hijau dengan pendekatan humanis oleh negosiator Polwan dan Dalmas awal, situasi kuning saat terjadi gangguan ringan yang ditangani dengan pengendalian diri dan Dalmas lanjut, situasi meningkat dengan penanganan oleh PHH Brimob, serta situasi merah atau anarkis yang ditindak tegas dan terukur oleh Brimob sesuai prosedur," jelas Irjen Pol Hengki. 


Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa hasil rapat bersama serikat pekerja KSPSI hingga saat ini di wilayah Polda Banten tidak terdapat aksi unjuk rasa. 


"Sebagai gantinya, kami melaksanakan kegiatan positif seperti bakti kesehatan dan bakti sosial bersama TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan hiburan seperti mancing mania. Kegiatan ini digelar di Serang pada 3 Mei serta di Kabupaten Tangerang dan Kota Serang pada 2 atau 3 Mei. Selain itu, kami juga mengawal buruh yang berangkat ke Monas, Jakarta, pada 1 Mei agar arus lalu lintas tetap lancar dan situasi kondusif," tambahnya. 


Diakhir, Kapolda Banten menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten agar tidak mudah percaya terhadap berita hoaks. 


"Mari kita bersama-sama melakukan pengecekan informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Apabila membutuhkan klarifikasi, masyarakat dapat menghubungi call center pengaduan Polda Banten melalui nomor 110, kemudian tekan angka 0 untuk berbicara langsung dengan operator," tutupnya (Bidhumas).


(ADV).

240 Personel Diterjunkan, Laga Dewa United vs Persib di Banten International Stadium Digelar Tanpa Penonton

Polda Banten Bersama Polresta Serang Kota Melaksanakan Pengamanan Pertandingan Di Banten Internasional Stadium, Antara Dewa United FC Melawan Persib Bandung, Senin, (20/04/2026).


Serang – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota melaksanakan pengamanan pertandingan kompetisi sepak bola BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United FC melawan Persib Bandung yang digelar di Banten International Stadium pada Senin (20/04).


Pengamanan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Banten, dengan melibatkan sekitar 240 personel gabungan yang ditempatkan di berbagai titik strategis, pintu masuk, jalur lalu lintas, hingga pengamanan VIP. 


Pertandingan tersebut digelar tanpa kehadiran penonton sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat pengamanan dibekali dengan perlengkapan serta ditekankan untuk tidak membawa senjata api maupun gas air mata, guna mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan pertandingan. 


Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. “Pengamanan ini kami laksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh fungsi terkait, baik pengamanan terbuka maupun tertutup. Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Winarno.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan, termasuk tidak datang ke lokasi stadion. “Kami mengimbau kepada seluruh penonton agar tidak hadir di stadion dan tetap mendukung dari rumah, demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.


Dengan sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pertandingan antara Dewa United FC dan Persib Bandung dapat berlangsung dengan aman serta memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat. (Bidhumas).


(Adv).

Rapat Forkopimcam Jadi Momentum Strategis, Camat Kasemen Dorong Koordinasi Antarinstansi

Camat Kasemen Sugiri, Memimpin Rapat Rutin Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Selasa Pagi.

SERANG— Komitmen dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas sektor kembali ditegaskan oleh Camat Kasemen, Sugiri, melalui pelaksanaan rapat rutin Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang digelar pada Selasa pagi (14/4/2026).


Rapat yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Sugiri, serta dihadiri oleh berbagai unsur penting di tingkat kecamatan. Tampak hadir Sekretaris Kecamatan Kasemen, para lurah se-Kecamatan Kasemen, perwakilan Danramil, Kapolsek Kasemen, serta perwakilan dari masing-masing puskesmas.


Dalam kesempatan tersebut, Sugiri menekankan pentingnya sinergi antarinstansi sebagai fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


“Rapat Forkopimcam ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mencari solusi bersama atas berbagai persoalan di wilayah,” ujarnya. 


Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan akan berdampak langsung pada terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera bagi masyarakat Kasemen.


Berbagai isu strategis turut dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan kesehatan, hingga upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan. Setiap perwakilan instansi diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan serta masukan guna mendukung program kerja ke depan.


Suasana rapat yang berlangsung santai namun produktif mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di antara para peserta. Hal ini menjadi indikator positif bahwa koordinasi lintas sektor di Kecamatan Kasemen berjalan dengan baik.


Melalui kegiatan ini, Sugiri berharap seluruh elemen pemerintahan dan stakeholder terkait dapat terus menjaga komunikasi yang intensif dan kolaboratif, sehingga berbagai program pembangunan di Kecamatan Kasemen dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.


Menurutnya  konsistensi pelaksanaan rapat Forkopimcam setiap bulannya, Kecamatan Kasemen menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


(Adv).

Wagub Dimyati: Serikat Buruh Harus Perkuat Persatuan Hubungan Industrial

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Dalam Halalbihalal Keluarga Besar KSPSI Berpesan Kepada Serikat Buruh Dalam Memperkuat Persatuan Dan Hubungan Industrial.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berpesan kepada serikat buruh untuk memperkuat persatuan dan hubungan industrial. Harmonisasi itu penting dilakukan agar iklim investasi di Banten tetap terjaga baik di tengah kondisi eskalasi dunia yang cukup tinggi.


Hal itu dikatakan Dimyati saat menghadiri acara halalbihalal keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Indonesia pimpinan Andi Gani Nena Wea (AGN) di KMK Global Sport, Kawasan Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/6/2026). Hadir Ketua Dewan Penasehat KSPSI AGN Jendral Listyo Sigit Prabowo, Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea bersama jajaran, Chief Operating Officer (COO) PT KMK Global Sport Jimmy Syang, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki serta Bupati Tangerang Maesyal Rosyid.


Menurut Dimyati, dengan harmonisasi antara pekerja dengan pengusaha, maka berbagai persoalan hubungan industrial bisa diselesaikan dengan baik dan saling menguntungkan. Industri tetap beroperasi dan para buruh bisa bekerja dengan baik.


"Insya Allah, Banten ini saya pastikan daerah yang ramah terhadap investor. Bahkan berbagai kemudahan dan kecepatan perizinan sudah kita lakukan," katanya.


Kemudian, Pemprov Banten juga menurutnya sedang fokus bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dengan sumber daya unggul dan kompetitif. Hal itu tentunya bisa terwujud dengan kolaborasi yang kuat, tidak hanya pada tataran tripartit.


"Tetapi sinergi dengan jajaran TNI dan Polri juga sangat dibutuhkan dalam menjaga Kamtibmas," pungkasnya.


Ketua Dewan Penasehat KSPSI AGN yang juga Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pekerja serta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Terkait dengan kondisi situasi global, Listyo menekankan agar seluruh anggota KSPSI untuk bisa menjaga iklim investasi di Indonesia melalui sinergitas yang baik antara pekerja dengan industri.


"Kalau ada persoalan, selesaikan dengan baik-baik. Bicara bersama," katanya.


Terakhir Listyo mengatakan jika Presiden Prabowo akan hadir langsung pada momen perayaan Hari Buruh (May Day) yang dipusatkan di Monas nanti bersama ratusan ribu pekerja dari berbagai serikat.


"Saya juga mengajak kepada kalangan industri agar ikut serta meramaikan May Day sebagai bentuk perayaan bersama. Kami ingin buktikan jika hubungan antara pekerja dengan pengusaha di Indonesia itu terjalin dengan baik," ucapnya. 


Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea menambahkan, selain hadir pada acara Hari Buruh nanti, Presiden Prabowo juga akan meresmikan monumen Marsinah sebagai sebuah bentuk penghargaan terhadap perjuangan serikat pekerja dan buruh.


"Termasuk juga nanti beliau akan menyampaikan kabar baik yang menjadi angin segar bagi pekerja dan buruh," katanya.


(Adv).

Polda Banten Bongkar Praktik Ilegal Pemindahan LPG 3 Kg ke 12 Kg, Tiga Pelaku Diamankan

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten Melakukan Press Conference Pengungkapan Kasus Pidana Penyalahgunaan LPG Bersubsidi 3 KG Di Kabupaten Lebak.


Serang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melalui Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan LPG bersubsidi 3 kilogram di wilayah Kabupaten Lebak.


Pengungkapan tersebut disampaikan oleh Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP Bronto Budiyono didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Dhoni Erwanto serta Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi.


AKBP Bronto Budiyono menjelaskan bahwa kasus ini terungkap pada Selasa, 14 April 2026 di Kampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak. “Kami berhasil mengamankan tiga orang tersangka berinisial AR (36), KR (25), dan AZ (24) yang melakukan penyalahgunaan LPG subsidi 3 kg dengan cara memindahkan isi gas ke tabung LPG 12 kg,” ujar Bronto saat Press conference pada Rabu (15/04). 


Dijelaskan bahwa praktik ilegal tersebut telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan di sebuah gudang pangkalan LPG milik tersangka AR. Dalam sehari, para pelaku mampu memproduksi sekitar 80 tabung LPG 12 kg hasil pemindahan ilegal.


“Modus operandi para pelaku adalah dengan memindahkan isi dari empat tabung LPG 3 kg ke dalam satu tabung LPG 12 kg, kemudian dijual dengan harga non-subsidi. Mereka membeli LPG 3 kg seharga Rp16.000 per tabung dan menjual LPG 12 kg seharga Rp120.000 per tabung,” jelasnya.


Lebih lanjut, Bronto menyampaikan bahwa LPG 3 kg tersebut berasal dari jatah pangkalan milik tersangka sendiri, sehingga penyalahgunaan ini berdampak langsung terhadap distribusi LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak.


Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp626.342.400.


Sementara itu, Kompol Dhoni Erwanto menambahkan bahwa peran masing-masing tersangka berbeda. “Tersangka AR berperan sebagai pemilik pangkalan sekaligus pelaku penyuntikan gas, sedangkan KR dan AZ bertugas sebagai sopir dan kenek yang mendistribusikan LPG hasil oplosan tersebut,” ungkap Dhoni.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dua unit kendaraan, alat suntik regulator, alat suntik jenis tombak, timbangan, serta ratusan tabung LPG 3 kg dan 12 kg.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.


Di tempat yang sama, AKBP Meryadi menyampaikan bahwa Polda Banten berkomitmen untuk terus mengawasi distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik penyalahgunaan LPG subsidi dan segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi pelanggaran,” tutupnya. (Bidhumas).


(Adv).

Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Memberikan Sambutan Pada Peresmian Ground Breaking Jembatan Merah Putih Persisi Polres Serang, Di Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meresmikan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polres Serang yang dilaksanakan di Kp. Sadea RT 011/005, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang pada Rabu (15/04).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua Umum MUI Provinsi Banten A. Bazari Syam, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, serta unsur Muspika Kecamatan Jawilan.


Peresmian pembangunan jembatan ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat.


Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis, mengingat Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan merupakan wilayah yang terpisah oleh sungai sehingga akses masyarakat selama ini sangat terbatas dan menjadi satu-satunya jalur penghubung antar kampung. “Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada percepatan konektivitas wilayah, peningkatan keselamatan, serta kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Kapolda.


Kapolda menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi strategis bagi masa depan masyarakat. “Pembangunan ini adalah investasi bagi anak-anak kita, agar mereka dapat mengakses pendidikan dengan lebih aman, mudah, dan layak. Ini juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan solusi atas kebutuhan dasar, khususnya aksesibilitas, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan,” lanjutnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi, yaitu prediktif, responsif, serta transparansi berkeadilan.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai problem solver bagi masyarakat. Saya mengapresiasi jajaran Polres Serang dan seluruh pihak yang telah berinisiatif serta berkolaborasi dalam merencanakan pembangunan ini,” tambah Kapolda.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda berharap pembangunan ini menjadi awal dari harapan baru bagi masyarakat serta mengajak seluruh pihak untuk turut mengawal proses pembangunan. “Groundbreaking ini menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh pihak agar bersama-sama mengawal pembangunan ini hingga selesai, serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun demi kepentingan bersama,” tutupnya. (Bidhumas).


(Adv).

Wagub Dimyati Nyatakan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Menyampaikan Pemprov Banten Siap Menjadi Tuan Rumah Kejurnas Catur Tahun 2026.


Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur tahun 2026. Menurutnya, pemerintah daerah sudah menganggarkan agar Banten menjadi tuan rumah. 


"Pemprov Banten sudah menganggarkan untuk Kejurnas Catur tahun 2026," kata Dimyati saat menghadiri halal bihalal Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon di Restoran Istana Sari Galuh Cilegon, Kota Cilegon. Minggu (12/4/2026).


Dimyati mengatakan, Percasi harus menjadi penyelenggara tuan rumah yang ramah saat penyelenggara Kejurnas. Ia ingin momentum ini menjadikan olahraga catur yang semakin digemari masyarakat. 


"Maka dimasyarakatkan olahraga catur supaya mendidik anak, terutama anak-anak usia dini. Mendidik anak usia dini itu sangat penting karena mereka usia emas," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Dimyati pada acara silaturahmi dan halal bihalal Percasi. Dimyati dinilai sebagai kepala daerah yang peduli pada olahraga catur. 


"Terima kasih sudah hadir dan memeriahkan acara ngeround bareng," ujarnya.


(Adv).