BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Andra Soni Bersama Menteri PU Percepat Pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak Jadi Empat Lajur untuk Masyarakat dan Industri

Gubernur Banten Andra Soni, Bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republi Indonesia Dody Hanggodo, Meninjau Ruas Jalan Serdang-Bojonegara-Merak, Di Jalan Raya Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin (06/07/2026).


Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo meninjau ruas Jalan Serdang–Bojonegara–Merak di Jalan Raya Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin (6/7/2026). Peninjauan tersebut menjadi langkah percepatan rencana pelebaran jalan menjadi empat lajur guna mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas kawasan industri di wilayah utara Provinsi Banten.


Ruas jalan nasional sepanjang 31,42 kilometer itu merupakan akses utama kendaraan dari dan menuju kawasan industri Bojonegara, kawasan tambang (quarry), serta Pelabuhan Bojonegara Bulk Terminal (BBJ). Tingginya mobilitas kendaraan berat selama ini menyebabkan kemacetan karena jalur tersebut juga digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju sekolah dan fasilitas kesehatan.


Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan awal akan dilakukan dengan memanfaatkan ruang sempadan jalan yang tersedia sehingga badan jalan dapat diperlebar sekitar satu meter di setiap sisi. Langkah itu menjadi solusi sementara sebelum pembangunan jalan empat lajur direalisasikan.


“Harapannya jalan ini menjadi empat lajur. Masyarakat tetap menjadi prioritas, tetapi aktivitas industri juga harus terus berjalan agar perekonomian Banten semakin maju,” katanya.


Dody menjelaskan, Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) pelebaran jalan empat lajur. Selanjutnya, Kementerian PU akan menyiapkan skema pendanaan, sementara Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah Kabupaten Serang dan Kota Cilegon akan menangani proses penyiapan lahan sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.


Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan aktivitas industri.


“Dengan kapasitas jalan yang lebih besar, pengaturan lalu lintas nantinya diharapkan dapat memisahkan kendaraan berat dengan kendaraan penumpang maupun sepeda motor sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman,” jelas Menteri Dody.


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten telah beberapa kali menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat karena ruas Serdang–Bojonegara–Merak merupakan jalan nasional yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


“Kondisi jalan ini sudah tidak lagi memadai untuk kawasan industri yang terus berkembang. Karena itu kami mengusulkan pelebaran agar kebutuhan masyarakat dan industri dapat terlayani secara seimbang,” ujar Andra Soni.


Ia menegaskan, pelebaran jalan bukan semata untuk memperlancar distribusi logistik, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas tersebut untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses layanan kesehatan.


“Sebagai bentuk komitmen percepatan, Kami (Pemprov Banten, red) telah menyiapkan DED pelebaran jalan empat lajur dan akan mendukung proses pengadaan lahan agar pembangunan dapat segera memasuki tahap konstruksi,” tambah Andra


Selain pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak, Dikesempatan ini Andra Soni juga mengusulkan percepatan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang menjadi akses utama menuju Kawasan Banten International Stadium (BIS). Menurutnya, ruas jalan nasional sepanjang 9,4 kilometer tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses menuju stadion multifungsi terbesar di Provinsi Banten sekaligus melayani mobilitas masyarakat di kawasan Sport Center Banten.


Andra menjelaskan, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan pelebaran sepanjang sekitar 3,5 kilometer mulai Simpang Palima Kota Serang hingga Pasar Baros Kabupaten Serang. Pelebaran tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas pada ruas yang saat ini masih terdiri atas dua lajur dua arah dan telah memiliki tingkat kejenuhan lalu lintas.


“Selain ruas Serdang–Bojonegara–Merak, kami juga mengusulkan pelebaran akses menuju Banten International Stadium. Ruas ini sangat penting karena menjadi jalur utama masyarakat menuju kawasan sport center dan mendukung kelancaran mobilitas di wilayah Serang,” kata Andra.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Banten memfokuskan penyusunan DED serta dokumen perencanaan pengadaan tanah. Hingga akhir tahun ditargetkan seluruh bidang tanah yang terdampak telah terinventarisasi sehingga proses sosialisasi dan pengadaan lahan dapat dilaksanakan pada 2027.


Menurut Arlan, pelebaran jalan direncanakan dilakukan secara bertahap dengan prioritas  sekitar 10 kilometer pada tahap pertama. Lebar ruang milik jalan (ROW) akan ditingkatkan dari sekitar 8–10 meter menjadi 25 meter, termasuk penyesuaian sejumlah jembatan pada ruas tersebut.


“Target kami tahap pertama sepanjang 10 kilometer dapat diselesaikan lebih dahulu. Yang terpenting setiap tahapan berjalan tuntas sehingga pembangunan dapat berlanjut sesuai rencana,” katanya.


Melalui sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten, pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat daya saing kawasan industri sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten. (Red).

Audiensi dengan DMI Banten, Gubernur Andra Soni Sambut Baik Program Kemakmuran Masjid

Gubernur Banten Andra Soni, Menerima Kunjungan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten, Di Gedung Negara Provinsi Banten, Senin (06/07/2026).


Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (6/7/2026). Di pertemuan tersebut, dibahas sejumlah program unggulan DMI, khususnya mengenai pemberdayaan masjid dan masyarakat.


Gubernur Andra Soni menyampaikan apresiasinya atas berbagai program yang diinisiasi DMI. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.


"Alhamdulillah, tadi kita menerima DMI Provinsi Banten, ada beberapa hal yang dibahas. Intinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyambut baik program-program yang disampaikan DMI," ungkap Andra Soni.


Sementara, Ketua DMI Provinsi Banten KH Bunyamin Hafidz mengatakan, terdapat beberapa program prioritas yang menjadi fokus DMI dan membutuhkan sinergi dengan Pemprov Banten. Salah satunya mengenai sertifikasi tanah wakaf milik umat.


"Program pertama adalah sertifikasi tanah wakaf, yang meliputi wakaf masjid, musala, majelis taklim, pondok pesantren, hingga sekolah agama. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ATR/BPN, Bapak Nusron Wahid, dan kami berharap dapat terus disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Banten," ujarnya.


Selain itu, DMI juga mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid, guru ngaji, dan imam masjid agar memperoleh perlindungan sosial. Kepesertaan ini dibuat agar ada manfaat perlindungan sosial bagi para marbot yang melakukan pengabdian.


"Kami ingin marbot, guru ngaji, dan imam masjid dapat bergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan. Manfaatnya sangat besar, mulai dari perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja hingga santunan kematian," katanya.


Pada kesempatan tersebut, DMI juga mengusulkan agar dibuat penyediaan fasilitas pengisian daya (charging) motor listrik di masjid-masjid yang memenuhi kriteria. DMI menargetkan penyediaan fasilitas tersebut di sekitar 3.000 masjid yang ada di Provinsi Banten. DMI juga berencana menggelar Festival Panjang Mulud sebagai upaya melestarikan tradisi keagamaan dan budaya Islam di Banten.


"Insya Allah, pada bulan Mulud atau September nanti kami akan mengadakan Festival Panjang Mulud," pungkasnya.


(Red).

Peran Dewan Hakim Jadi Kunci Sukses MTQ Provinsi Banten 2026

Pembukaan Orientasi Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, Berlangsung Di Aston Hotel, Kota Serang, Senin (06/07/2026).


Peran dewan hakim dinilai krusial dalam menjaga kualitas dan marwah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Setiap hakim dituntut menjalankan tugas secara profesional, objektif, berintegritas, serta berpegang teguh pada kode etik.


"Dewan hakim memegang peran sentral dalam menilai secara objektif, adil, dan profesional demi keberhasilan pelaksanaan MTQ XXIII tingkat Provinsi Banten,” kata Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten Tubagus Rubal Faisal saat membuka Orientasi Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Aston Hotel Kota Serang, Senin (6/7/2026).


Orientasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan dewan hakim agar mampu menjalankan tugas secara maksimal, penuh amanah, serta turut memuliakan Al-Quran melalui pelaksanaan MTQ yang berkualitas.


Orientasi juga bertujuan meningkatkan pemahaman mereka terhadap tugas dan fungsinya. Termasuk menyamakan persepsi dalam penilaian pada setiap cabang lomba, memperkuat profesionalisme, objektivitas, dan integritas, serta memberikan pembekalan teknis maupun etis dalam proses penilaian.


Apalagi, mereka memiliki tanggung jawab besar. Mulai dari melakukan penilaian sesuai bidang yang ditugaskan, menegakkan keadilan dan profesionalisme dalam pemberian nilai, hingga menyampaikan hasil penilaian kepada panitia secara resmi.


"Dewan hakim juga memiliki tanggung jawab etis menjaga netralitas, menghindari konflik kepentingan, serta menjaga kerahasiaan hasil penilaian hingga diumumkan secara resmi," ungkapnya.


Rubal menambahkan, MTQ kali ini mempertandingkan berbagai cabang yang memiliki standar penilaian tersendiri. Setiap dewan hakim harus memahami dan menguasai ketentuan penilaian sesuai bidang yang menjadi tanggung jawabnya.


Ia berharap, dewan hakim dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Sehingga pelaksanaan MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten berlangsung kredibel, berkualitas, dan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik.


"Dewan hakim harus memperhatikan kode etik yaitu tidak melakukan komunikasi pribadi dengan peserta selama kompetisi berlangsung, tidak menerima gratifikasi atau tekanan dalam bentuk apapun serta siap menerima evaluasi dan sanggahan melalui jalur resmi," ujarnya. (Red).

Hadiri Ngeround Percasi Banten, Wagub Dimyati Sampaikan Filosofi Kebersamaan dalam Catur

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Hadiri Ngeround Catur Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Indonesia (Persaci) Kota Cilegon, Minggu, (05/07/2026).


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma menghadiri Ngeround Catur Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon, Minggu (5/7/2026). Dimyati mengatakan, olahraga catur memiliki banyak filosofi dan mengajarkan untuk saling membantu antarsesama.


Menurut Dimyati, dalam catur tidak ada bidak yang berjalan sendirian. Dalam melancarkan serangan terhadap lawan harus saling membantu, saling mendukung, menjaga untuk mematikan lawan.


"Filosofinya, harus saling membantu," kata Dimyati.


Sebuah bidak bila melakukan serangan, harus didukung oleh yang lainnya. Setiap bidak harus saling berkolaborasi melakukan serangan. Tidak ada bidak yang berdiri sendiri dan menjalankan peran tanda yang lain.


"Demikian juga dalam strategi bertahan, semua harus saling menjaga," ungkapnya.


Filosofi tersebut, menurutnya sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam menjalankan pemerintahan.


"Seorang komandan tidak bisa berjalan sendirian. Semua harus berkolaborasi, catur mengajarkan untuk tidak hidup secara eksklusif," katanya.


Ketua Pengcab Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan menjelaskan, jumlah peserta ngeround sebanyak 26 orang. Peserta berasal dari Pengcab Percasi se-Provinsi Banten, masing-masing dua orang.


"Sebanyak 10 peserta merupakan atlet catur Kota Cilegon yang akan berlaga pada Porprov Banten tahun 2026," kata Hasan.


Peserta yang hadir bernama Ratnasari (24) berharap, ajang ngeround lebih ditingkatkan penyelenggaraannya. Menurutnya, ngeround merupakan sarana meningkatkan skill atau kemampuannya dalam bermain catur. Ngeround juga, menambah pengalaman untuk meningkatkan strategi menghadapi lawan.


"Selain silaturahmi, ngeround seperti ini menambah skill karena bisa bertemu dengan berbagai lawan dengan berbagai karakter," kata Ratna.


Ratna merupakan pengurus Pengcab Percasi Kota Serang. Selain itu, ia adalah atlet catur Porprov 2026 dari Kota Serang. Dalam bermain catur, Ratna sudah menorehkan prestasi internasional, yaitu peringkat 7 pada Malaysian Chess Festival Tahun 2018 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Malaysia Tahun 2018.


Atas kehadiran Wagub Dimyati, menurut Ratna, hal tersebut memberikan motivasi untuk berprestasi dalam catur. "Ada Pak Wagub, semangat berlatih meningkat," katanya. (Red).

Gubernur Andra Soni Dorong Pembinaan Atlet, Pengurus FHI Banten Diminta Perkuat Prestasi Hoki

Gubernur Banten Andra Soni, Hadiri Pelantikan M. Ali Hanafiah Sebagai Ketua Umum Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten, Di Le Dian Hotel, Kota Serang.


Gubernur Banten Andra Soni meminta kepada kepengurusan Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten mampu membawa pembinaan olahraga hoki semakin maju dan melahirkan prestasi yang lebih baik.


Hal itu disampaikan oleh Andra Soni usai menghadiri Pelantikan Kepengurusan FHI Provinsi Banten Periode 2026-2030 di Le Dian Hotel, Kota Serang, Jumat (3/7/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI) Mayjen TNI (Purn.) Budi Sulistijono.


"Kami berharap pembinaan olahraga hoki di Banten bisa lebih maju lagi. Pada penyelenggaraan PON sebelumnya di Aceh-Sumut, Provinsi Banten berhasil meraih medali perak untuk nomor indoor putra. Kita berharap pada PON tahun 2028 nanti prestasinya dapat meningkat," ujar Andra Soni.


Dikatakan Andra Soni, peningkatan prestasi membutuhkan proses yang berkesinambungan. Dirinya menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian pengurus, yakni memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas pembinaan dan pemasaran olahraga hoki di sekolah-sekolah, serta memperbanyak penyelenggaraan pertandingan sebagai wadah pembinaan atlet.


"Peningkatan prestasi tentunya memerlukan proses, diantaranya memperbanyak pertandingan, baik pertandingan persahabatan, try out, turnamen maupun kompetisi," katanya.


Andra Soni mencontohkan negara-negara yang berhasil mencetak atlet berprestasi karena memiliki frekuensi pertandingan yang tinggi sejak usia dini. Menurutnya, semakin banyak atlet bertanding, maka kemampuan dan mental bertanding mereka akan semakin terasah.


Selain itu, Andra Soni menyampaikan Pemprov Banten terus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung. Salah satu persiapannya adalah pembangunan berbagai fasilitas olahraga, termasuk sarana olahraga hoki di kawasan Sport Center Banten.


Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempopulerkan olahraga hoki di Indonesia. Menurutnya, hoki merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar di dunia dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.


"Hoki merupakan olahraga nomor tiga paling banyak digemari di dunia. Karena itu tugas kita bersama bagaimana olahraga ini bisa semakin populer di Indonesia," katanya.



Andra Soni pun berpesan kepada para atlet agar terus berlatih secara disiplin, sementara pengurus bertanggung jawab menyediakan sistem pembinaan dan fasilitas yang memadai.


"Saya berharap atlet-atlet berlatih sungguh-sungguh. Tugas atlet adalah berlatih, sedangkan tugas pengurus menyiapkan fasilitas dan pembinaan yang baik," jelasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI) Mayjen TNI (Purn.) Budi Sulistijono menyampaikan selamat kepada M. Ali Hanafiah yang secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum FHI Provinsi Banten. Menurutnya, kepengurusan baru memiliki amanah besar untuk meningkatkan prestasi hoki Banten, terlebih dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.


"Kami melihat Gubernur Banten memberikan dukungan terhadap perkembangan hoki. Ini menjadi modal yang sangat baik bagi pengurus untuk membangun prestasi ke depan," ujarnya.


Selanjutnya, dirinya mengatakan, dalam waktu dekat FHI akan menghadapi berbagai agenda penting, di antaranya Kejuaraan Nasional pada Agustus mendatang serta persiapan menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini harus terus diperkuat melalui berbagai kompetisi daerah.


Ditempat yang sama, Ketua Umum FHI Provinsi Banten M. Ali Hanafiah mengatakan pihaknya segera menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pelaksanaan Kejuaraan Nasional Hoki yang akan berlangsung pada 21–31 Agustus 2026, penyelenggaraan Piala Gubernur tingkat pelajar sebagai ajang pencarian bibit atlet, hingga persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.


Selain itu, FHI Banten juga berkomitmen mempercepat kaderisasi atlet, pelatih, perangkat pertandingan, dan wasit guna memperkuat ekosistem pembinaan hoki di Provinsi Banten.


"Kami menargetkan pada PON nanti hoki Banten mampu menjadi juara. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten, kami optimistis pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik sehingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (Red).

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman Terus Berlangsung

Gubernur Banten, Andra Soni Meninjau Langsung Penanganan Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (02/07/2026).


Gubernur Banten Andra Soni meninjau penanganan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026). Gubernur melakukan rapat bersama Tim Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin yang dipimpin Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.


“Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini dalam kondisi cuaca yang berdasarkan perkiraan BMKG, 30 tahun terakhir ini yang paling panas dan paling panjang panasnya,” ungkap Andra Soni kepada wartawan.


“Sehingga salah satunya menyebabkan kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin. Kemudian kebakaran ini menyebar karena faktor angin,” tambahnya.


Menurut Andra Soni, yang perlu diantisipasi saat ini adalah gas metana yang berada di bawah tumpukan. “Dari diskusi pihak terkait, untuk antisipasi ada pembatasan orang ke sana dan terkoordinasi. Karena pemerintah kabupaten dan kota turut turun membantu,” jelasnya.


Pemprov Banten juga sudah menurunkan tim dan membuat laporan pemantauan dan antisipasi. Karena sebetulnya, kebakaran seperti ini bukan yang pertama kali dan pernah terjadi di TPA Rawa Kucing.


Andra Soni juga menekankan para pengelola TPA untuk waspada terhadap kebakaran di musim kemarau yang panas ini. “Nanti setiap TPA di Provinsi Banten harus memiliki alat pemadam dan sumber atau tampungan air,” tegasnya.


Sebagai informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin berstatus Tanggap Bencana. Penanganan kebakaran turut dibantu oleh helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemadaman melibatkan 16 unit armada kebakaran. Selain melakukan pemadaman di titik api, tim juga melakukan pembasahan untuk menghambat meluasnya kebakaran. (Red).

Gubernur Andra Soni Dorong IGIC 2026 Perkuat Diplomasi Perdamaian Dunia

Gubernur Banten, Andra Soni Menghadiri Kegiatan Internasional Grand Imams Conference (IGIC) Yang Berlangsung Di Masjid Baitul Muhktar, BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (03/07/2026).


Gubernur Banten Andra Soni berharap kegiatan International Grand Imams Conference (IGIC) yang akan dilaksanakan pada tanggal 25–30 September 2026 di Jakarta dan Palembang dapat menghasilkan keputusan yang dapat mendamaikan dunia. Apalagi, saat ini kondisi geopolitik tengah dihadapkan pada perang di beberapa negara.


Hal itu dikatakan Andra Soni saat menghadiri rangkaian kegiatan IGIC yang dilaksanakan di Masjid Baitul Mukhtar, BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026). Kegiatan itu meliputi MTQ Imam Masjid se-Provinsi Banten dan pengukuhan Pengurus Wilayah dan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.


Andra Soni mengungkapkan, forum IGIC ini mempunyai peranan strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Islam yang menjadi rahmat bagi semua. Islam membawa pesan sebagai kekuatan moral yang mampu membangun perdamaian, memperkuat solidaritas kemanusiaan, dan menghadirkan harapan bagi masa depan dunia.


"Eskalasi geopolitik dunia yang semakin tinggi akibat perang antarnegara, polarisasi sosial yang begitu tinggi, perubahan iklim sampai degradasi moral menjadi tantangan yang memerlukan solusi lintas sektor, lintas bangsa serta pendekatan agama," katanya.


Ia menilai, dalam kondisi seperti itu, dunia membutuhkan lebih banyak ruang dialog, membutuhkan lebih banyak tokoh yang menyerukan kasih sayang, dan membutuhkan lebih banyak imam yang menjadi teladan persatuan.


Maka dari itu, Andra Soni sangat menyambut baik pelaksanaan IGIC 2026 sebagai salah satu jalan menuju perdamaian dunia melalui diplomasi keagamaan dari masjid ke masjid. 


"Masjid menjadi pusat pendidikan, pelayanan sosial, pusat ekonomi, dan dari masjid pula lahir pemimpin-pemimpin hebat," jelasnya.


Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, melalui IGIC yang diikuti oleh para ulama dunia itu, dirinya berkomitmen untuk memperkuat diplomasi perdamaian atas segala konflik yang terjadi. Kendatipun upaya itu sudah dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional, namun sampai saat ini belum menemukan titik temu.


"Makanya kita akan coba melalui pendekatan agama, pendekatan spiritual," paparnya.


Pada kesempatan itu, Nasaruddin, yang merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal dan juga Ketua Umum IPIM, menyambut baik pelaksanaan MTQ yang dikhususkan bagi imam-imam masjid di Provinsi Banten. Menurutnya, kegiatan itu merupakan terobosan baru dan patut diadopsi oleh daerah lainnya agar kefasihan membaca Al-Qur'an para imam masjid bisa terasah dengan baik.


"Saya juga kaget, ternyata peserta yang mendaftar begitu banyak, sudah lebih dari 200 orang. Ini artinya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan seperti ini begitu tinggi," ujarnya. (Red).