BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Terima Kunjungan Danlanal Baru, Gubernur Banten Andra Soni Siap Tingkatkan Kolaborasi

Gubernur Banten Andra Soni, Menerima Kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Di Selaras Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (05/08/2026).


Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten yang baru Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani di selasar Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (5/8/2026).


Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani secara resmi menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro. Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia di Selasar Mako Kodaeral III Jakarta, Kamis (16/07/2026) lalu.


Andra Soni mengungkapkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan Danlanal Banten selama ini terjalin sangat harmonis, baik formal maupun informal. Apalagi, Danlanal Banten mempunyai peranan strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan ruang laut di wilayah Banten.


"Saya mewakili Pemprov Banten siap meningkatkan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Banten, sehingga perekonomian masyarakat berjalan baik begitu juga dengan iklim investasi," katanya.


Andra Soni juga mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro atas pengabdiannya selama bertugas di Provinsi Banten. Kemudian kepada Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Andra Soni mengucapkan selamat datang di Provinsi Banten.


"Kita terus berkolaborasi untuk kemajuan daerah" pungkasnya. (Red).

Gubernur Andra Soni Apresiasi Umat Hindu Jaga Kerukunan untuk Kemajuan Provinsi Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Menerima Kunjungan Perwakilan Pemeluk Agama Hindu, Di KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (04/08/2026).


Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada pemeluk agama Hindu yang selama ini terus menjaga kerukunan dan menjadi bagian dari pembangunan Provinsi Banten. Khususnya dalam bersinergi dengan seluruh kelompok masyarakat dalam rangka menciptakan kerukunan untuk kemajuan daerah.


"Alhamdulillah, hari ini saya menerima kunjungan silaturahmi dari panitia pembangunan Candi Banten Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, salah satu pura yang berlokasi di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten," ujarnya saat menerima perwakilan pemeluk agama Hindu di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang. Selasa (4/8/2026).


Di kegiatan tersebut Andra Soni menandatangani prasasti peresmian Candi Banten Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati. Ia juga menerima undangan langsung dari Panitia Pelaksana Utsawa Dharma Gita (UDG) yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2026.


"Semoga waktu dan kesehatan pada saat dilangsungkan acara memungkinkan saya untuk hadir, tapi secara pribadi, saya Insya Allah bisa hadir," ujarnya.


Perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Banten dari pemeluk agama Hindu, Eko Sudono mengapresiasi Andra Soni yang berkenan menandatangani Prasasti Candi Banten Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati. Menurutnya, ini adalah momentum karena ini pertama kalinya gubernur menandatangani Prasasti untuk Pura di Provinsi Banten.


"Ini sebuah momentum yang luar biasa, tentu kami akan sangat menjaga apa yang tadi disampaikan oleh Gubernur yang menitipkan pesan agar kita orang Hindu sebagai bagian dari masyarakat Banten menjaga kerukunan, menjaga keutuhan Banten sebagaimana seharusnya kita menjaga keutuhan kita masyarakat Indonesia secara utuh," ujarnya.


Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi Banten Gusti Made Subanie mengatakan, kehadirannya pada hari ini untuk mengundang Gubernur Andra Soni yang merupakan pembina organisasi untuk membuka pelaksanaan UDG pada tanggal 12 September 2026. Acara dilaksanakan di Pura Eka Wira Anantha yang berada di dalam area Kompleks Grup 1 Kopassus.


"Kami sangat berharap kehadiran Gubernur Andra Soni untuk membuka UDG, agar bisa memberi semangat kepada kontingen Provinsi Banten saat berlaga nanti di tingkat nasional di tahun 2027 di Palu," pungkasnya. (Red).

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Gubernur Banten Andra Soni, Memberikan Sambutan Pada Pertandingan Final Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3, Di Lapangnan IMK Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.


Gubernur Andra Soni menyebut turnamen sepak bola yang diselenggarakan oleh masyarakat merupakan hiburan rakyat. Ia berharap semakin banyak pertandingan sepak bola yang diselenggarakan masyarakat menjadi hiburan sekaligus penggerak ekonomi rakyat.


Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai menyaksikan Final Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3  di lapangan sepak bola IMK Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Minggu (2/8/2026) petang. Ia mengaku bahagia dapat menyaksikan turnamen sepak bola bersama ribuan masyarakat.


"Sepak bola adalah hiburan masyarakat. Di sini kita bisa bersama-sama menyaksikan pertandingan dengan senang hati," katanya.


Andra Soni juga menilai, turnamen terbuka turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia berharap, pertandingan serupa dapat diselenggarakan di berbagai tempat di Banten.


"Selain sebagai hiburan, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, perkembangan sepak bola saat ini sangat menggembirakan. Setiap turnamen selalu mendapatkan antusiasme masyarakat.


Selain itu, prestasi juga semakin meningkat dengan prestasi yang dibuktikan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2025 lalu. Menurutnya, sepak bola Provinsi Banten menduduki peringkat ketiga.


"Tahun ini, kita menjadi juara Piala Soeratin, juara kedua dari Kota Tangerang," ucapnya.


Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Terbuka Maung Cup 3, Yusuf Bahtiar mengatakan, turnamen tersebut diselenggarakan karena tingginya antusias masyarakat terhadap sepak bola. Ia berharap, turnamen serupa tetap dilaksanakan pada masa yang akan datang dan dapat melahirkan pesepakbola profesional dari Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.


"Selain itu, kita melihat banyaknya bakat sepak bola pada generasi muda," katanya.


Final Maung Cup 3 menyajikan pertandingan antara klub Persako Desa Kareo Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang melawan klub sepak bola Ratu dari Desa Majasari Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang. Skor pertandingan berakhir 2-0 bagi klub Ratu Desa Majasari.


Sebagai informasi, turnamen sepak bola Maung Cup 3 dibuka pada tanggal 27 Juni 2026. Sebanyak 32 klub yang mengikuti pertandingan selama turnamen berlangsung. Tim berasal dari Kabupaten Tangerang, Lebak, Serang dan Kabupaten Bogor. Maung Cup 3 memperebutkan piala bergilir dan hadiah uang dengan total Rp 50 juta. (Red).

Naik Vespa Bersama SBB, Gubernur Andra Soni Ajak Komunitas Rawat Persatuan dan Promosikan Wisata Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Mengendarai Vespa Berwarna Biru Bersama Ratusan Scooteris Mengikuti Kegitan Kongkow Scooter Banten Bersatu (SBB).


Suara khas mesin Vespa memenuhi jalan-jalan Kota Serang, Sabtu (1/8/2026). Di antara ratusan scooteris yang mengikuti kegiatan Kongkow Scooter Banten Bersatu (SBB), tampak Gubernur Banten Andra Soni ikut mengendarai Vespa Sprint berwarna biru.


Rombongan memulai perjalanan dari Gedung Negara Provinsi Banten, melintasi Jalan Veteran, kawasan Ciceri, hingga berakhir di Jalan Ki Ajurum, Cipocok Jaya, Kota Serang. Bagi Andra Soni, perjalanan itu bukan sekadar touring, melainkan momentum mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam membangun daerah.


“Sebuah kehormatan bagi saya hari ini bisa bersama-sama dengan Scooter Banten Bersatu. Dari kecil saya sering melihat orang naik Vespa, tetapi saya tidak pernah punya Vespa. Hari ini saya bersilaturahmi dengan temen-temen komunitas Vespa,” ujar Andra.


Di hadapan ratusan pecinta Vespa dari berbagai daerah di Banten, Andra mengajak seluruh anggota komunitas untuk terus menjaga kekompakan serta menjadi bagian dari pembangunan daerah.


“Mari kita rawat Banten melebihi cara kita merawat Vespa-vespa kita. Jaga terus persatuan, jaga terus Banten kita tercinta. Semoga Banten semakin maju,” katanya.


Suasana semakin hangat ketika Andra menceritakan pengalamannya pertama kali mengendarai Vespa dalam rombongan besar. Ia mengaku hingga kini belum memiliki Vespa pribadi dan menggunakan motor milik ajudannya untuk mengikuti touring.


“Sampai hari ini saya tidak punya Vespa. Tadi ajudan saya bilang, ‘Pak, Vespa saya saja yang dipakai’. Akhirnya saya bisa ikut touring hari ini,” ucapnya.


Menurut Andra, komunitas pecinta motor seperti Scooter Banten Bersatu menjadi contoh bagaimana hobi dapat melahirkan solidaritas sosial dan memperkuat persaudaraan.


“Saya melihat ini komunitas yang sehat. Bisa membawa keluarga, saling menjaga kebersamaan. Teruslah menjadi bagian untuk menjaga Banten dan menjaga persatuan. Karena tidak akan mungkin kita menjadi daerah maju tanpa persatuan,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Scooteris Banten Bersatu (SBB), Fahmi, mengatakan kegiatan Kongkow SBB tidak hanya menjadi ajang berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial.


“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi berbagai komunitas Vespa di Banten. Rangkaian acaranya meliputi donor darah, santunan, hingga diskusi. Ratusan scooteris dari Anyer, Cilegon, Pandeglang, Lebak, hingga Tangerang hadir memeriahkan kegiatan ini,” kata Fahmi.


Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun melalui komunitas diharapkan mampu mempererat hubungan antarscooteris sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kehadiran Gubernur Andra Soni di tengah komunitas Vespa pun menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Melalui perjalanan singkat di jalanan Kota Serang, Andra tidak hanya menikmati pengalaman mengendarai Vespa, tetapi juga mengajak komunitas untuk bersama-sama menjaga persatuan, mempromosikan potensi wisata, dan terus menjadi bagian dari kemajuan Provinsi Banten. (Red).

BNN Sumut Gagalkan Peredaran 92 Kg Ganja Jaringan Aceh-Medan, 2 Orang Ditangkap


Medan - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 92 kilogram yang merupakan jaringan lintas provinsi Aceh-Medan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai kurir dan penerima barang.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi adanya pengiriman ganja dari Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menuju Kota Medan pada (28/7/2026).


"Tim memperoleh informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Gayo Lues menuju Medan menggunakan satu unit mobil," kata Tatar, Jumat (31/7/2026).


Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi kendaraan yang diduga membawa ganja pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Jamin Ginting, Desa Batu Layang, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menghentikan mobil Daihatsu Xenia berwarna silver bernomor polisi BK 1596 RS dan melakukan penggeledahan. Dari dalam mobil ditemukan tiga karung goni berisi 92 bungkus ganja dengan berat bruto sekitar 92 kilogram atau 92.960,3 gram.


"Ditemukan barang bukti berupa 92 kilogram narkoba jenis ganja, dan seorang tersangka berinisial J yang berperan sebagai kurir," ujarnya.


Setelah menangkap kurir, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria berinisial SS alias U yang diduga sebagai penerima atau penyimpan barang. Tersangka ditangkap di depan minimarket di Simpang Deli Tua, Jalan Bunga Rampe IV, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menggeledah rumah tersangka di Perumahan River Valley Blok 44 Nomor 15, Jalan Bunga Rampe IV. Dari lokasi tersebut ditemukan satu bungkus plastik berisi ganja dengan berat bruto 7,2 gram.


"Seluruh barang bukti dan kedua tersangka kemudian dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Tatar.


Dari pengungkapan di tiga lokasi tersebut, BNNP Sumut menyita barang bukti berupa 92 bungkus ganja dan satu bungkus plastik ganja dengan total berat bruto 92.967,5 gram. Selain itu, petugas juga menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta tiga unit telepon seluler milik para tersangka.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun hingga pidana mati atau penjara seumur hidup.


BNNP Sumut memperkirakan penyitaan ganja seberat 92 kilogram tersebut menyelamatkan sekitar 18.500 jiwa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika. (Red).

Tinawati Andra Soni Ajak Kader Posyandu Sukseskan Program Pemerintah

Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni Melakukan Kunjungan Lapangan Dan Lomba Posyandu 6 SPM Di Posyandu Semangka Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin, (27/07/2026).


Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak para kader Posyandu untuk membersamai atau menyukseskan program pemerintah. Saat ini Posyandu terus meningkatkan kompetensinya dalam pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).


“Kita adalah satu tim. Bagaimana Posyandu bisa membersamai kebijakan pemerintah,” ungkap Tinawati saat melakukan Kunjungan Lapangan dan Lomba Posyandu 6 SPM di Posyandu Semangka Kelurahan Alam Jaya RW 08, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).


“Apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang beserta seluruh jajaran, kader Posyandu dan masyarakat yang telah bekerja keras menghadirkan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang semakin aktif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya menambahkan. 


Tinawati menegaskan, lomba Posyandu bukan semata-mata tentang menjadi juara. Yang lebih adalah bagaimana Posyandu mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui pelaksanaan 6 SPM. 


“Masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Posyandu di lingkungannya,” ujarnya. 


Tinawati juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan sinergi perangkat daerah pemangku 6 SPM dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu.


Menurut Tinawati,  kunjungan lapangan ini menjadi kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menguatkan semangat gotong royong. Praktik baik setiap daerah akan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya. 


“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya. 


Melalui kegiatan ini, Tinawati berharap Posyandu semakin maju, semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab tantangan terhadap pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menyampaikan terima kasih atas kunjungan lapangan Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.


“Kunjungan ini turut meningkatkan semangat para kader Posyandu Kota Tangerang,” ucapnya.


Sedangkan Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asda I Kota Tangerang Mulyani menyampaikan, implementasi Posyandu 6 SPM bukan sekadar memenuhi indikator. Tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan.


“Keberhasilan Posyandu tidak cukup hanya ditunjukkan dengan administrasi yang lengkap. Keberhasilan harus dapat kita lihat dari perubahan yang terjadi di masyarakat,” katanya.


Dalam kunjungan lapangan itu, Tinawati didampingi Masturoh meninjau Posyandu Semangka, PAUD Bougenville, Taman Baca Masyarakat, sosialisasi dan deteksi TBC, penyerahan paket bantuan pangan bergizi untuk anak balita, kebun KWT, Bank Sampah, Pos Kamling, dan rumah pompa air. (Red).

Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis di Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Bersama Tinawati Andra Soni, Meninjau Pelayanan Mobile Klinik Provinsi Banten, Pada Kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026.


Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk rutin memanfaatkan pelayanan Program Cek Kesehatan Gratis. Program ini bagian dari membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.


“Paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit. Tetapi lebih mengutamakan promotif dan preventif,” ungkap Andra Soni pada kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026, di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).


“Menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat, deteksi dini, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujarnya menambahkan.


Menurut Andra Soni, Prolanis membantu masyarakat, khususnya penyandang sakit kronis agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. Sehingga kualitas hidupnya tetap optimal dan risiko komplikasi dapat ditekan.


“Melalui kegiatan hari ini, kita membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan menjangkau kabupaten dan kota. Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Andra Soni.


Andra Soni juga mengungkapkan, untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, Provinsi Banten mendapatkan kemudahan akses khusus. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk jika ada kendala, penerima dapat mengurusnya untuk menerima layanan kesehatan.


“Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengelola kesehatan,” katanya.


Dalam sambutannya, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari mengatakan, Prolanis merupakan program berkelanjutan, promotif, dan preventif. Pengelola penyakit kronis, sebetulnya harus dilakukan oleh setiap individu agar tetap sehat, termasuk untuk mencegah agar pasien tidak jatuh sakit.


“Program promotif dan preventif merupakan upaya pencegahan atas keparahan penyakit sekaligus sasaran kepada individu supaya keparahan penyakit bisa dicegah. Kegiatannya adalah Prolanis,” katanya.


Kegiatan Prolanis sendiri diisi dengan senam bersama, konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, serta kegiatan rutin. Saat ini, di Provinsi Banten terdapat 358.801 peserta Prolanis. Dari sekian banyak peserta itu, 21 persennya yang sudah terdaftar dalam klub Prolanis.


“Klub Prolanis masih terbatas pada penyakit DM (diabetes melitus) dan hipertensi,” katanya.


Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, Andra Soni didampingi Tinawati Andra Soni meninjau pelayanan Mobile Klinik Pemprov Banten, layanan cek kesehatan gratis oleh beberapa klinik, cek kesehatan mata RS Mata Achmad Wardi, serta pelayanan BPJS Kesehatan.


(Red).