BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Kapolda Banten Rangkul Ulama Muhammadiyah, Wujudkan Banten Aman dan Harmonis

ererat Silaturahmi dengan Tokoh Muhammadiyah, Kapolda Banten Kunjungi Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Banten.


 SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd., pada Rabu (04/11/2026).

 Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan organisasi keagamaan serta tokoh masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Banten didampingi Dirintelkam Polda Banten Kombes Pol Wirasto Adi Nugroho, Kabidkeu Polda Banten Kombes Pol Seffy Oktavia Brahma, serta Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terpelihara sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Sementara itu, Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd. menyambut baik kunjungan Kapolda Banten beserta jajaran. Menurutnya, silaturahmi antara kepolisian dan organisasi keagamaan merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Banten beserta jajaran. Hubungan yang baik antara kepolisian dan organisasi keagamaan perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Kami berharap komunikasi dan sinergi seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Dr. H. M. Syamsuddin, M.Pd.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Kapolda Banten berharap sinergi antara Polri, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Banten.

Polda Banten berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dan kemitraan dengan tokoh agama, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat sebagai upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif (Bidhumas).(Red)

Bang Andra Jadi Penggerak Ketahanan Pangan, Jalan Desa Banten Tembus 117 Kilometer

Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan.

 Buka Nusantara Livestock dan Poultry Expo, Gubernur Andra Soni Paparkan Upaya Perkuat Ketahanan Pangan.Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membangun ketahanan pangan.  Menurutnya, ketahanan pangan adalah memastikan rakyat memperoleh pangan yang cukup, bergizi, terjangkau dan berkelanjutan. 

"Ketahanan pangan adalah kedaulatan ekonomi, keberlangsungan hidup petani dan peternak, serta kemampuan bangsa mengelola sumber daya dan teknologinya sendiri," kata Andra Soni dalam sambutannya pada Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026 di ICE BSD City Kabupaten Tangerang, Rabu (4/11/2026). 

Andra Soni menjelaskan, untuk mencapai ketahanan pangan, Pemprov Banten terus meningkatkan sarana dan prasarana pertanian.  Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun tujuh daeah irigasi sepanjang 6,90 kilometer.

"Irigasi ini mampu mengairi 881,28 hektare. Sedangkan anggaran yang gelontorkan sebesar Rp48,91 miliar," kata Andra Soni. 

Untuk upaya membangun ketahanan pangan, Pemprov Banten mendapat bantuan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Bantuan tersebut mampu membangun 12 daerah irigasi sepanjang 81,80 kilometer yang mampu melayani sekitat 9.259 hektare. 

"Hasilnya, alhamdulillah, indeks layanan irigasi Banten meningkat dari 52,5 persen menjadi 62,45 persen," tutur Andra Soni. 

Selain itu, untuk membangun ketahanan pangan dilakukan dengan membangun konektivitas dari sawah ke pasar. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra merupakan infrastruktur ekonomi yang menekan biaya angkut, mempercepat distribusi, mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan posisi tawar petani. 

"Pada tahun 2025, Pemprov Banten berhasil membangun 62 ruas jalan dan satu jembatan sepanjang 71 kilometer dan pada tahun 2026 dilanjutkan dengan membangun 33 ruas jalan desa sepanjang 46,71 kilometer," papar Andra Soni. 

Dalam kesemapatan tersebut, Andra Soni menyambut Nusantara Livestock dan Poultry Expo 2026. Ia berharap kegiatan tersebut, dapat melahirkan kerja sama yang konkret, investasi baru, alih teknologi dan kemitraan.  

"Semoga kegiatan ini bermanfaat besar bagi petani," ujar Andra Soni. 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono mengatakan, pertanian harus diarahkan menjadi industri modern yang mampu menghasilkan produk secara efisien, berkelanjutan, dan memiliki daya saing. 

"Untuk itu, pengembangan pertanian dan peternakan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola produksi konvensional," kata Sudaryono dalam sambutannya.

Sudaryono yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) optimis, pasar pertanian Indonesia akan mengalami perkembangan positif. Sudaryono menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri pertanian dalam negeri.  

"Permintaan hasil pertanian akan meningkat setelah ada program MBG," tutur Sudaryono. 

Sebagai informasi Nusantara Livestock.& Poultry Expo 2026 akan berlangsung pada 4 sampai dengan 7 November 2026. Pembukaan acara dilaksanakan dengan melakukan gunting pita oleh  Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, Gubernur Banten yang juga Ketua DPD HKTI Banten Andra Soni, Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah.(Red)

Kapolda Banten Kunjungi Rumah Briptu Wahyu, Ingatkan Personel Utamakan Kesehatan

 

Kapolda Banten Tunjukkan Kepedulian, Jenguk Anggota Sat PJR di Lebak.

  LEBAK – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anggota, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. mengunjungi kediaman Briptu Wahyu, anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Banten yang terkena Laka Lantas Tabrak Lari di ruas Toll Rangkasbitung-Panimbang. Kegiatan tersebut bertempat di Kampung Ciuyah, RT/RW 001/006, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Rabu (04/11).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten didampingi PJU Polda Banten, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, Kasat PJR Polda Banten AKBP Syamsul Bahri, A.Md.

Pada kunjungan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan doa dan harapan agar Briptu Wahyu segera diberikan kesembuhan, pulih seperti sediakala, serta dapat kembali menjalankan aktivitas dan tugas kedinasan.

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas. Personel diingatkan agar senantiasa menjaga kondisi fisik maupun mental, memperhatikan waktu istirahat, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat.

“Jangan terlalu memaksakan diri dalam bekerja. Setiap anggota harus memahami kemampuan dan kondisi fisiknya masing-masing. Kesehatan harus menjadi perhatian utama agar kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, Kapolda Banten juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati, serta mematuhi prosedur keselamatan guna menghindari terjadinya kecelakaan dalam bertugas.

Selain kesehatan fisik, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, menghindari stres, serta memberikan waktu istirahat yang cukup agar setiap personel tetap prima dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas.

Melalui kunjungan tersebut, Kapolda Banten berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada Briptu Wahyu beserta keluarga. Kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap anggota diharapkan semakin memperkuat rasa kekeluargaan, solidaritas, serta kebersamaan di lingkungan Polda Banten. (Bidhumas).(Red)

Polda Banten Pastikan Duel Dewa United vs Persita Berlangsung Aman dan Kondusif

 

Polda Banten Kerahkan 200 Personel Gabungan Amankan Laga Dewa United vs Persita.


SERANG – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota mengerahkan sebanyak 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Selasa (03/11).

Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area VIP, jalur penonton, pengaturan lalu lintas, hingga tim evakuasi dan kesehatan. Pengamanan melibatkan unsur Polda Banten, Polresta Serang Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Serang Kota Kompol Andi Suherman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola bukan merupakan kegiatan rutin, melainkan harus dilaksanakan berdasarkan analisis intelijen, evaluasi pengamanan sebelumnya, serta potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lapangan.

“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ploting masing-masing. Setiap pergerakan harus berdasarkan komando yang jelas, dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan kesatuan tindakan agar situasi tetap terkendali,” tegas Kompol Andi Suherman.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan para perwira pengendali dalam memonitor perkembangan situasi secara langsung. Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi berjenjang, sehingga personel dapat bergerak cepat dan tepat sesuai tingkat eskalasi di lapangan.

Selain itu, pengamanan pintu masuk stadion diperketat melalui pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta screening dan body checking secara berlapis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penonton tanpa tiket maupun barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, benda berbahaya, flare, korek api, dan benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.

Pengaturan penempatan personel juga disesuaikan dengan pola pengamanan yang telah dievaluasi. Personel Brimob dan Samapta disiagakan pada titik-titik strategis untuk memperkuat pengamanan pintu masuk, area luar stadion, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi gangguan keamanan.

Pengaturan arus kendaraan dan area parkir turut menjadi perhatian guna memastikan pergerakan penonton tetap tertib dan tidak menghambat akses petugas maupun jalur evakuasi. Sementara itu, akses keluar-masuk pemain, ofisial, dan tamu VIP diatur secara terpisah dari jalur penonton.

Kompol Andi Suherman mengingatkan seluruh personel agar senantiasa disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta setiap unsur pengamanan menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan serta menghindari tindakan individual di luar komando.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Banten bersama Polresta Serang Kota berkomitmen memastikan pertandingan Dewa United Banten FC melawan Persita Tangerang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga para pemain maupun suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.(Red)

Wagub Dimyati Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Perkuat Ekonomi Syariah Banten

Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah.


 Pemprov Banten Bidik Potensi Ekonomi Syariah, Wagub Dimyati Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh untuk memperkuat peran KDEKS di wilayahnya.

​Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Rapat Koordinasi KDEKS Provinsi Banten di Aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (3/11/2026). Menurutnya, KDEKS memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor ekonomi syariah.

​Peran tersebut harus dioptimalkan karena pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh Pemprov Banten semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak.

​“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, akademisi, media, dan masyarakat harus diwujudkan,” ujar Wagub Dimyati.

​Wagub Banten berharap KDEKS mampu menjadi motor penggerak perputaran ekonomi Banten. Ia mencontohkan penerapan ekonomi syariah di Malaysia yang terbukti mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) negaranya.

​“Saya berharap, melalui sinergi bersama, semua itu dapat kita wujudkan. Terlebih lagi, Banten sudah memiliki modal utama dalam menerapkan ekonomi syariah, yakni kondisi sosial dan perekonomian daerahnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah, menambahkan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi syariah di Indonesia. Potensi tersebut sangat luas, meliputi aspek demografis dan geografis, serta ekosistem halal seperti wisata, kuliner, mode (fashion) muslim, ekosistem pesantren, keuangan, pembayaran digital, hingga gaya hidup halal.

“Sistem ekonomi syariah merupakan hal yang harus kita hadirkan bagi masyarakat Banten yang dikenal religius. Nilai-nilai keadilan dan kejujuran di dalamnya menjadi modal utama kita,” tuturnya.

​Menurut Ma’rifah, seluruh program KDEKS terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta sejalan dengan program strategis dan prioritas pemerintah.

​“Kami akan terus bergerak untuk menyosialisasikan dan menerapkan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.(Red)

Cegah Bullying, TP PKK Banten Ajak Keluarga dan Sekolah Perkuat Kolaborasi

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.


TANGSEL - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, termasuk dalam mencegah perundungan atau bullying.

Hal tersebut disampaikan Tinawati saat menghadiri kegiatan PKK Mengajar di SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Senin (2/11/2026). Kegiatan PKK Mengajar merupakan bentuk kepedulian PKK terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah dalam memberikan edukasi kepada peserta didik.

Menurutnya, kegiatan PKK Mengajar tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru. Melainkan melengkapi upaya pendidikan melalui penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam membentuk karakter anak.

“PKK Mengajar bukan untuk menggantikan peran guru. Akan tetapi, kami ingin berkolaborasi dengan PKK, pihak sekolah, maupun masyarakat sekitar terkait dengan hal-hal yang bisa kami beri perhatian,” ungkap Tinawati. 

Tinawati menuturkan, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak. Karena itu, pendidikan karakter perlu dimulai dari lingkungan rumah dan diperkuat melalui lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selain itu, Tinawati juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap persoalan perundungan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak selama menjalani proses belajar.

Tinawati juga berharap melalui kegiatan PKK Mengajar, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk menyampaikan hal-hal positif dan menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi contoh bahwa upaya membangun karakter anak bisa dimulai dari ranah keluarga dan lingkungan sekolah yang harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak kita selama menempuh pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan PKK Mengajar diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan program serupa sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

"Mudah-mudahan kegiatan PKK Mengajar akan terus bisa berlangsung, dan ini adalah salah satu upaya kita bersama untuk membangun Banten, dimulai dari pendidikan yang sederhana. Kami ingin hadir di tengah-tengah anak-anak kita tercinta," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan Abu Yazid mengapresiasi pelaksanaan kegiatan PKK Mengajar. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi positif yang perlu dipertahankan dan dikembangkan di lingkungan sekolah.

“Ini merupakan hal baru yang sangat bagus di tingkat sekolah dan harus terus kita pertahankan. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Tinawati dan Ibu Wali Kota yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya
.
Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan Tini Indrayanthi Benyamin Davnie juga menyampaikan kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi TP PKK Kota Tangerang Selatan untuk mengembangkan PKK Mengajar pada 2027. Program tersebut dapat membantu membentuk generasi muda, khususnya Generasi Z, agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan berfokus pada pendidikan.

“Kami ingin memberikan pesan kepada anak-anak agar menjadi diri sendiri, menjadi pribadi yang cerdas, elegan, dan fokus pada pendidikan, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungannya,” ujarnya. (Red)

Bukan Sekadar Bangunan, Bantuan RTLH Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Walantaka

Wali Kota Serang Budi Rustandi didampingi Camat Walantaka Muslim Sholeh menyalurkan bantuan RTLH. 

 

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah membantu warga berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.

Di Kecamatan Walantaka, bantuan RTLH diberikan kepada sejumlah warga yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi rumah yang mengalami kerusakan dan belum memenuhi standar kelayakan.

Camat Walantaka, Muslim Sholeh, mengatakan program bantuan RTLH merupakan bentuk perhatian Pemkot Serang terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya warga yang masih membutuhkan dukungan untuk mendapatkan hunian yang layak.

Menurut Muslim, program tersebut juga sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

"Program bantuan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Serang terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota Serang atas perhatian dan arahannya sehingga program peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat terus dilaksanakan," ujar Muslim Sholeh.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mendukung pelaksanaan program melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak terkait. Koordinasi dilakukan mulai dari pendataan calon penerima hingga pemantauan pelaksanaan bantuan.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan.

Muslim berharap program RTLH tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Menurut dia, rumah yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kesehatan dan kenyamanan keluarga. Lingkungan tempat tinggal yang lebih baik juga diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pemerintah Kecamatan Walantaka turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dinilai penting agar program peningkatan kesejahteraan dapat berjalan optimal.

Muslim berpesan agar warga penerima bantuan memanfaatkan dukungan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga meminta masyarakat menjaga dan merawat rumah yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Semoga hunian yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta membawa manfaat bagi masyarakat," tutupnya.

Melalui program RTLH, Pemkot Serang diharapkan dapat terus memperluas upaya peningkatan kualitas permukiman. Dengan hunian yang lebih layak, masyarakat tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang aman, tetapi juga memiliki lingkungan yang lebih mendukung kehidupan keluarga dan kesejahteraan sosial. (ADV)