BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Slider

pemerintahan

Second Slider

pemerintahan

BERITA BARU

pemerintahan/block-5

BERITA PILIHAN

pemerintahan/block-3

NEW UPDATE

pemerintahan/block-3

Latest Articles

Naik Vespa Bersama SBB, Gubernur Andra Soni Ajak Komunitas Rawat Persatuan dan Promosikan Wisata Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Mengendarai Vespa Berwarna Biru Bersama Ratusan Scooteris Mengikuti Kegitan Kongkow Scooter Banten Bersatu (SBB).


Suara khas mesin Vespa memenuhi jalan-jalan Kota Serang, Sabtu (1/8/2026). Di antara ratusan scooteris yang mengikuti kegiatan Kongkow Scooter Banten Bersatu (SBB), tampak Gubernur Banten Andra Soni ikut mengendarai Vespa Sprint berwarna biru.


Rombongan memulai perjalanan dari Gedung Negara Provinsi Banten, melintasi Jalan Veteran, kawasan Ciceri, hingga berakhir di Jalan Ki Ajurum, Cipocok Jaya, Kota Serang. Bagi Andra Soni, perjalanan itu bukan sekadar touring, melainkan momentum mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam membangun daerah.


“Sebuah kehormatan bagi saya hari ini bisa bersama-sama dengan Scooter Banten Bersatu. Dari kecil saya sering melihat orang naik Vespa, tetapi saya tidak pernah punya Vespa. Hari ini saya bersilaturahmi dengan temen-temen komunitas Vespa,” ujar Andra.


Di hadapan ratusan pecinta Vespa dari berbagai daerah di Banten, Andra mengajak seluruh anggota komunitas untuk terus menjaga kekompakan serta menjadi bagian dari pembangunan daerah.


“Mari kita rawat Banten melebihi cara kita merawat Vespa-vespa kita. Jaga terus persatuan, jaga terus Banten kita tercinta. Semoga Banten semakin maju,” katanya.


Suasana semakin hangat ketika Andra menceritakan pengalamannya pertama kali mengendarai Vespa dalam rombongan besar. Ia mengaku hingga kini belum memiliki Vespa pribadi dan menggunakan motor milik ajudannya untuk mengikuti touring.


“Sampai hari ini saya tidak punya Vespa. Tadi ajudan saya bilang, ‘Pak, Vespa saya saja yang dipakai’. Akhirnya saya bisa ikut touring hari ini,” ucapnya.


Menurut Andra, komunitas pecinta motor seperti Scooter Banten Bersatu menjadi contoh bagaimana hobi dapat melahirkan solidaritas sosial dan memperkuat persaudaraan.


“Saya melihat ini komunitas yang sehat. Bisa membawa keluarga, saling menjaga kebersamaan. Teruslah menjadi bagian untuk menjaga Banten dan menjaga persatuan. Karena tidak akan mungkin kita menjadi daerah maju tanpa persatuan,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Scooteris Banten Bersatu (SBB), Fahmi, mengatakan kegiatan Kongkow SBB tidak hanya menjadi ajang berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial.


“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi berbagai komunitas Vespa di Banten. Rangkaian acaranya meliputi donor darah, santunan, hingga diskusi. Ratusan scooteris dari Anyer, Cilegon, Pandeglang, Lebak, hingga Tangerang hadir memeriahkan kegiatan ini,” kata Fahmi.


Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun melalui komunitas diharapkan mampu mempererat hubungan antarscooteris sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kehadiran Gubernur Andra Soni di tengah komunitas Vespa pun menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Melalui perjalanan singkat di jalanan Kota Serang, Andra tidak hanya menikmati pengalaman mengendarai Vespa, tetapi juga mengajak komunitas untuk bersama-sama menjaga persatuan, mempromosikan potensi wisata, dan terus menjadi bagian dari kemajuan Provinsi Banten. (Red).

BNN Sumut Gagalkan Peredaran 92 Kg Ganja Jaringan Aceh-Medan, 2 Orang Ditangkap


Medan - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 92 kilogram yang merupakan jaringan lintas provinsi Aceh-Medan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap dua orang yang diduga berperan sebagai kurir dan penerima barang.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi adanya pengiriman ganja dari Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menuju Kota Medan pada (28/7/2026).


"Tim memperoleh informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Gayo Lues menuju Medan menggunakan satu unit mobil," kata Tatar, Jumat (31/7/2026).


Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi kendaraan yang diduga membawa ganja pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Jamin Ginting, Desa Batu Layang, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menghentikan mobil Daihatsu Xenia berwarna silver bernomor polisi BK 1596 RS dan melakukan penggeledahan. Dari dalam mobil ditemukan tiga karung goni berisi 92 bungkus ganja dengan berat bruto sekitar 92 kilogram atau 92.960,3 gram.


"Ditemukan barang bukti berupa 92 kilogram narkoba jenis ganja, dan seorang tersangka berinisial J yang berperan sebagai kurir," ujarnya.


Setelah menangkap kurir, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria berinisial SS alias U yang diduga sebagai penerima atau penyimpan barang. Tersangka ditangkap di depan minimarket di Simpang Deli Tua, Jalan Bunga Rampe IV, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.


Petugas kemudian menggeledah rumah tersangka di Perumahan River Valley Blok 44 Nomor 15, Jalan Bunga Rampe IV. Dari lokasi tersebut ditemukan satu bungkus plastik berisi ganja dengan berat bruto 7,2 gram.


"Seluruh barang bukti dan kedua tersangka kemudian dibawa ke Kantor BNNP Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Tatar.


Dari pengungkapan di tiga lokasi tersebut, BNNP Sumut menyita barang bukti berupa 92 bungkus ganja dan satu bungkus plastik ganja dengan total berat bruto 92.967,5 gram. Selain itu, petugas juga menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta tiga unit telepon seluler milik para tersangka.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Atas perbuatannya, para tersangka terancam hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun hingga pidana mati atau penjara seumur hidup.


BNNP Sumut memperkirakan penyitaan ganja seberat 92 kilogram tersebut menyelamatkan sekitar 18.500 jiwa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika. (Red).

Tinawati Andra Soni Ajak Kader Posyandu Sukseskan Program Pemerintah

Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni Melakukan Kunjungan Lapangan Dan Lomba Posyandu 6 SPM Di Posyandu Semangka Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin, (27/07/2026).


Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak para kader Posyandu untuk membersamai atau menyukseskan program pemerintah. Saat ini Posyandu terus meningkatkan kompetensinya dalam pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).


“Kita adalah satu tim. Bagaimana Posyandu bisa membersamai kebijakan pemerintah,” ungkap Tinawati saat melakukan Kunjungan Lapangan dan Lomba Posyandu 6 SPM di Posyandu Semangka Kelurahan Alam Jaya RW 08, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).


“Apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang beserta seluruh jajaran, kader Posyandu dan masyarakat yang telah bekerja keras menghadirkan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang semakin aktif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya menambahkan. 


Tinawati menegaskan, lomba Posyandu bukan semata-mata tentang menjadi juara. Yang lebih adalah bagaimana Posyandu mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui pelaksanaan 6 SPM. 


“Masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Posyandu di lingkungannya,” ujarnya. 


Tinawati juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan sinergi perangkat daerah pemangku 6 SPM dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu.


Menurut Tinawati,  kunjungan lapangan ini menjadi kesempatan untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menguatkan semangat gotong royong. Praktik baik setiap daerah akan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya. 


“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya. 


Melalui kegiatan ini, Tinawati berharap Posyandu semakin maju, semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab tantangan terhadap pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menyampaikan terima kasih atas kunjungan lapangan Ketua TP Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.


“Kunjungan ini turut meningkatkan semangat para kader Posyandu Kota Tangerang,” ucapnya.


Sedangkan Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asda I Kota Tangerang Mulyani menyampaikan, implementasi Posyandu 6 SPM bukan sekadar memenuhi indikator. Tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan.


“Keberhasilan Posyandu tidak cukup hanya ditunjukkan dengan administrasi yang lengkap. Keberhasilan harus dapat kita lihat dari perubahan yang terjadi di masyarakat,” katanya.


Dalam kunjungan lapangan itu, Tinawati didampingi Masturoh meninjau Posyandu Semangka, PAUD Bougenville, Taman Baca Masyarakat, sosialisasi dan deteksi TBC, penyerahan paket bantuan pangan bergizi untuk anak balita, kebun KWT, Bank Sampah, Pos Kamling, dan rumah pompa air. (Red).

Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis di Banten

Gubernur Banten Andra Soni, Bersama Tinawati Andra Soni, Meninjau Pelayanan Mobile Klinik Provinsi Banten, Pada Kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026.


Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk rutin memanfaatkan pelayanan Program Cek Kesehatan Gratis. Program ini bagian dari membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.


“Paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit. Tetapi lebih mengutamakan promotif dan preventif,” ungkap Andra Soni pada kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026, di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).


“Menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat, deteksi dini, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujarnya menambahkan.


Menurut Andra Soni, Prolanis membantu masyarakat, khususnya penyandang sakit kronis agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. Sehingga kualitas hidupnya tetap optimal dan risiko komplikasi dapat ditekan.


“Melalui kegiatan hari ini, kita membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan menjangkau kabupaten dan kota. Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Andra Soni.


Andra Soni juga mengungkapkan, untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, Provinsi Banten mendapatkan kemudahan akses khusus. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk jika ada kendala, penerima dapat mengurusnya untuk menerima layanan kesehatan.


“Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengelola kesehatan,” katanya.


Dalam sambutannya, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari mengatakan, Prolanis merupakan program berkelanjutan, promotif, dan preventif. Pengelola penyakit kronis, sebetulnya harus dilakukan oleh setiap individu agar tetap sehat, termasuk untuk mencegah agar pasien tidak jatuh sakit.


“Program promotif dan preventif merupakan upaya pencegahan atas keparahan penyakit sekaligus sasaran kepada individu supaya keparahan penyakit bisa dicegah. Kegiatannya adalah Prolanis,” katanya.


Kegiatan Prolanis sendiri diisi dengan senam bersama, konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, serta kegiatan rutin. Saat ini, di Provinsi Banten terdapat 358.801 peserta Prolanis. Dari sekian banyak peserta itu, 21 persennya yang sudah terdaftar dalam klub Prolanis.


“Klub Prolanis masih terbatas pada penyakit DM (diabetes melitus) dan hipertensi,” katanya.


Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, Andra Soni didampingi Tinawati Andra Soni meninjau pelayanan Mobile Klinik Pemprov Banten, layanan cek kesehatan gratis oleh beberapa klinik, cek kesehatan mata RS Mata Achmad Wardi, serta pelayanan BPJS Kesehatan.


(Red).

Wagub Dimyati Sampaikan Pelaksanaan Program Sekolah Gratis ke Kepala Staf Kepresidenan

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati, Dalam Sambutannya Memaparkan Kewajiban Pemerintah Dan Orang Tua Kepada Anak, Untuk Mendapatkan Pendidikan Yang Adil Dan Merata.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman. Laporan tersebut disampaikan Dimyati dalam sambutannya pada Kunjungan Kerja KSP dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang, Senin (21/7/2026).


Kepada Dudung, Dimyati memaparkan kewajiban pemerintah dan orang tua kepada anak. Menurut Dimyati anak perlu mendapatkan pendidikan yang adil dan merata. Semua anak Indonesia, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.


"Maka, di Banten ini ada sekolah gratis untuk tingkat SMA, SMK dan SKh swasta," kata Dimyati.


Sementara, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrahman sempat berdialog dengan beberapa anak binaan LPKA. Selain berdialog dengan anak binaan LPKA Kota Tangerang, Dudung juga berdialog dengan anak-anak binaan LPKA Palembang dan Jawa Tengah. Kepada anak-anak binaan, Dudung berpesan agar memanfaatkan waktu selama masa pembinaan dengan baik.


"Belajar, bekerja keras, dan berdoa dengan sebaik-baiknya di sini. Tinggalkan kebiasaan jelek pada masa lalu. Jangan terpengaruh hal-hal yang jelek dari lingkungan," katanya.


"Kita di sini merayakan bersama-sama Hari Anak Nasional. Kalian jangan putus asa," ujarnya menambahkan.


Masa lalu, tutur Dudung, biarlah berlalu. Anak-anak dilakukan pembinaan di LPKA supaya tidak terjerumus ke jurang yang makin dalam.


"Songsong masa depan dengan baik," katanya.


Sementara dalam kesempatan terpisah, Dimyati berdialog dengan Andri (16 tahun, bukan nama sebenarnya), anak binaan asal Kabupaten Tangerang. Andri merupakan pelaku tindak kekerasan terhadap sesamanya. Kepada Andri, Wagub Dimyati berpesan agar tidak mengulangi perbuatannya setelah kembali kepada keluarga.


"Bangun masa depan. Belajar dengan baik," katanya.


Perayaan Hari Anak Nasional 2026 di LPKA Kota Tangerang dimeriahkan dengan penampilan seni anak-anak binaan. Salah satu atraksi seni angklung berkolaborasi dengan band anak-anak binaan mengiringi vokal Dudung Abdurrahman yang membawakan lagu Ayo Ngopi ciptaannya. Setelah itu, anak-anak binaan menyuguhkan lagu Jangan Menyerah dari D'Masiv.


Di lokasi, Fikri (17 tahun, bukan nama sebenarnya) mengaku senang dengan adanya perayaan Hari Anak Nasional di LPKA Kota Tangerang, terlebih karena dikunjungi banyak orang, Fikri mengaku senang karena bisa bertemu langsung dengan pejabat dan orang-orang sukses lainnya.


"Saya terinspirasi untuk maju. Dan saya akan turut atas seluruh nasihat para bapak-bapak tadi," ujarnya.


Peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dipusatkan di LPKA Kelas I Kota Tangerang juga diikuti LPKA di seluruh Indonesia secara daring. Hadir juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono. 


(Red).

Setelah 25 Tahun Menanti, Jembatan Piano Desa Mekarsari Kabupaten Serang Mulai Dibangun

Gubernur Banten Andra Soni Meninjau Proses Pembanguna Jembatan Piano Di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Yang Menjadi Akses Masyarakat  Antara Kabupaten Serang Dengan Kabupaten Tangerang. 


Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang bersuka ria setelah 25 tahun menanti akhirnya Jembatan Piano yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat diperbaiki di era kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni. Jembatan itu mempunyai peranan yang sangat vital karena merupakan satu-satunya akses penghubung masyarakat Kabupaten Serang dengan Kabupaten Tangerang.


Antusiasme dan suka ria ratusan masyarakat Mekarsari itu terlihat ketika Gubernur Banten Andra Soni meninjau proses pembangunan jembatan yang baru mencapai 30 persen, Selasa (21/7/2026).


Tokoh masyarakat Desa Mekarsari Gulamudin mengatakan, Jembatan Piano kondisinya sangat memprihatinkan karena sudah 25 tahun sejak pertama kali dibangun tidak kunjung diperbaiki. Padahal setiap era kepemimpinan, jembatan itu selalu dikunjungi dan dijanjikan akan diperbaiki.


"Sampai ada janji dari Pak Gubernur untuk memperbaiki pun masyarakat di sini sudah apatis. Sudah cuek aja karena terlalu sering dijanjikan. Tapi ternyata tidak. Setelah dijanjikan, ditinjau kemudian tidak lama lagi langsung diperbaiki. Ini sungguh luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Andra Soni," katanya.


Bagi Gulamudin, pembangunan jembatan itu bukan hanya sekedar pembangunan fisik yang menghubungkan aktivitas masyarakat di dua daerah. Akan tetapi lebih dari itu, ada ribuan anak-anak sekolah, ratusan petani, pegawai serta pedagang yang menggunakan jembatan ini sebagai akses utama aktivitas mereka.


"Jembatan yang lama itu sudah banyak memakan korban. Motor juga ada yang jatuh, kalau mobil seringnya nyangkut. Apalagi pas musim hujan," pungkasnya.


Dengan lebar sekitar 2,5 meter dan bentangan 55 meter, Jembatan Piano itu masih digunakan oleh masyarakat. 25 tahun lalu jembatan itu dibangun atas swadaya masyarakat sekitar sebagai akses alternatif yang dapat memangkas waktu perjalanan baik yang akan ke Serang maupun ke Tangerang.


Saat ini jembatan yang beralaskan balok kayu itu sudah banyak berlubang. Tata letaknya tidak lagi rapi dan simetris seperti pertama kali digunakan. Antara satu balok dengan balok lainnya sudah longgar, sehingga ketika kendaraan melintas terdengar bunyi gesekan antar balok kayu seperti layaknya tuts-tuts piano sehingga warga setempat memberikan penamaan jembatan 'Piano'.


"Dulunya sebelum ada jembatan ini masyarakat yang melintas menggunakan perahu," katanya.


Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan jembatan ini merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada dirinya, dan saat ini sedang dilakukan pembangunan yang ditargetkan bulan November 2026 nanti sudah selesai dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.


"Kalau jembatan yang lama itu hanya sekitar 2,5 meter dan dengan kondisi seadanya bisa dilalui oleh satu mobil, di jembatan yang baru ini bisa untuk dua mobil dengan lebar 5 meter dan bentangan sampai 60 meter," ujarnya.


Andra Soni mengatakan, pembangunan jembatan ini akan meningkatkan aktivitas ekonomi serta membuka aksesibilitas masyarakat baik pendidikan, kesehatan, perekonomian maupun pertanian. "Ini menjadi bagian dari janji kami kepada masyarakat melalui program Jalan Bang Andra," imbuhnya.


Bagi Gubernur, membangun infrastruktur jalan dan jembatan itu merupakan pembangunan yang terus dilakukannya dalam rangka membangun harapan masyarakat. Harapan untuk masa depan yang lebih baik.


"Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi kita bisa memberikan harapan untuk anak-anak kita di masa depan," paparnya.


(Red).

Hadiri Pelantikan Pemuda Muslimin Indonesia, Wagub Dimyati Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah Hadiri Pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten Periode 2026-2030.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri Pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten Periode 2026–2030 di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (18/7/2026). Ia berharap, organisasi ini melahirkan calon pemimpin yang berakhlak dan peduli pada kepentingan umat.


"Menjadi pemuda-pemuda yang sesuai harapan, yang berakhlakul karimah dan pemuda masa depan untuk menjadi pemimpin agama, bangsa, dan negara," katanya.


Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PW Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten. Menurutnya, organisasi kepemudaan tersebut memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.


Ia juga berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi mitra pemerintah dalam menjembatani aspirasi masyarakat.


"Mudah-mudahan Pemuda Muslimin Indonesia yang dibentuk dan dilantik serta dikukuhkan oleh pengurus pusat dapat bermanfaat dan berguna untuk masyarakat Banten serta bekerja sama dengan pemerintah sebagai jembatan, sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat," katanya.


Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Usep Nukliri mengaku bangga atas terlaksananya pelantikan PW Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Banten. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.


"Keberadaan Pemuda Muslimin Indonesia di Provinsi Banten diharapkan bisa mewarnai peran serta pemuda dalam membangun Provinsi Banten," ujarnya.


Menurut Usep, Provinsi Banten memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama dan tokoh agama. Oleh karena itu, Pemuda Muslimin Indonesia diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.


"Provinsi Banten dikenal sebagai daerah para kiai dan ajengan. Kami percaya keberadaan Pemuda Muslimin Indonesia, Insya Allah, akan dibimbing menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya. (Red).